Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Keroncong Pesona Indonesia Untuk Waljinah

WALDJINAH

DutaWisata.Co.Id, Jakarta – Presiden RI dan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyaksikan pertunjukan kesenian musik keroncong yang dikemas dalam  tema “Keroncong Pesona Indonesia Persembahan untuk Waljinah” di Graha Bakti Budaya (GBB) Taman Ismail Marzuki Jakarta, Jumat malam (1/4). Pentas musik keroncong langgam Jawa yang  menampilkan  penyanyi Waljinah tersebut akan berlangsung dua hari, Jumat dan Sabtu malam,  1-2 April 2016.

Pertunjukan musik keroncong yang mendapat dukungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini dalam rangka melestarikan musik  keroncong  sebagai  daya tarik wisata budaya serta mengapresiasi terhadap Waljinah, satu-satunya penyanyi spesialisasi langgam Jawa yang  dikenal dengan julukan ‘ratu keroncong’ hingga kini, sekaligus untuk mempromosikan branding Pesona Indonesia dan program pariwisata nasional yang tahun ini mentargekan kunjungan 12 juta wisatawan mancanegara  (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Menpar Arief Yahya menyambut baik digelarnya pentas musik “Keroncong Pesona Indonesia Persembahan untuk Waljinah” dalam upaya melestarikan musik keroncong sebagai salah satu atraksi wisata budaya dalam Pesona Indonesia. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap seni musik keroncong sebagai daya tarik bagi wisatawan,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, musik (termasuk musik keroncong) bagian dari industri  kreatif mempunyai hubungan sangat erat dengan pariwisata karena  sama-sama masuk kategori gelombang ke-4  sebagai cultural industry atau crative industry -setelah tiga gelombang Alfin Toefler selesai yakni; agriculture, manufactur, daninformation technologi. “Hubungan erat sebagai cultural industry atau crative industryitu diperlihatkan  musik keroncong dapat dilestarikan melalui kegiatan pariwisata, sebaliknya pariwisata dapat dipromosikan melalui musik keroncong. Kegiatan wisata  yang sukses itu bila ada kerumunan orang banyak atau crowd.  Untuk menciptakancrowd  antara lain dengan  pertunjukan musik,” kata Arief Yahya.

TRIBUTE TO WALDJINAH (3 of 1)

Menpar Arief Yahya menceritakan salah satu indikator suksesnya pariwisata menyambut even Gerhana Matahari  Total (GMT) pada 9 Maret 2016 yang lalu  adalah di tempat wisata tersebut banyak kerumunan  atau crowd, “Dari 12 lokasi  yang dipersiapkan menyambut GMT, ternyata  Palu yang paling crowd karena di sana ada konser Slank,” kata Arief Yahya.

Konser musik grup band seperti Slank  kerap melakukan kolaborasi dengan grup musik dari daerah sehingga  lebih menarik kaum muda yang datang dari berbagai daerah ke tempat konser tersebut. Kedatangan kaum muda yang ingin menyaksikan konser musik ini merupakan pergerakan wisnus.

Menpar Arief Yahya berharap sebagai upaya mempopulerkan kembali dan melestarikan musik keroncong di kalangan anak muda,  musik keroncong  harus sering ditampilkan dalam konser kolaborasi dengan grup musik atau penyanyi yang banyak digemari kaum muda.

Pertunjukan musik “Keroncong Pesona Indonesia Persembahan untuk Waljinah”  dikemas  menarik dengan mengkolaborasikan antara penyanyi keroncong dengan penyanyi berbasis tradisi, penyair dan pembaca puisi, serta artis komedian.  Para artis pendukung yang tampil dalam acara tersebut antara lain; Soimah, Endah Laras, Sruti Respati, Rita Tila, Kelompok Sahita, Sujiwo Tejo, Miing Bagito, Cak Lontong, Akbar, serta Trio Gam. Mereka tampil sebagai pembuka atau berduet dengan Waljinah.

Waljinah sebagai penyanyi  yang menspesialisasikan pada keroncong  langgam Jawa mengawali kariernya sejak menjadi juara pertama Bintang Radio Indonesia tahun 1965. Penyanyi yang mendapat julukan  ‘ratu keroncong’ ini di era tahun 1970 an sukses  dalam  albumnya antara lain Walang Kekek,  Jangkrik  Genggong , dan Rujak Ulek . Banyak lagu keroncong yang bawakan oleh  Waljinah direkam dalam bentuk piringan hitam, kaset, dan CD digemari masyarakat hingga kini baik dari   kalangan tua maupun muda .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *