Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » MICE » MEETINGS » Pariwisata Indonesia Tahun 2016 Harus Go Digital Be The Best

Pariwisata Indonesia Tahun 2016 Harus Go Digital Be The Best

(241 Views) September 16, 2016 8:42 am | Published by | No comment

Pariwisata Indonesia Tahun 2016 Harus Go Digital Be The Best

DutaWisata.Co.Id, Jakarta – Pariwisata Indonesia Tahun 2016 Harus Go Digital Be The Best. Kementerian Pariwisata (Kemenpar)  menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ke-3 Pariwisata Tahun 2016 di Ecovention, Ecopar Ancol Jarta pada 15-16 September 2016. Rakornas yang mengangkat tema “Go Digital Be The Best” akan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomar) Luhut B. Pandjaitan bersama Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang sekaligus sebagai keynote speech.

Menpar Arief Yahya mengingatkan kembali untuk memenangkan persaingan pariwisata yang dalam marketing dimaknai sebagai winning your customers dengan menggunakan tiga skenario yang akan kita jalankan yakni ; retaining your customers, ecquiring your customers dan winning the future customers. Dalam retaining your costumers terkait dengan moment of truth, yaitu bagaimana memberi kesan pertama wisatawan mancanegara masuk ke Indonesia. “Di sini wajah Indonesia ditentukan oleh bagaimana wajah para petugas imigrasi melayani turis sebagai customers atau pelanggan yang membelanjakan dollarnya menjadi sumber devisa negara.

Pariwisata Tahun 2016 "Go Digital Be The Best"

Skenario ecquiring your customers terkait dengan strategi sales. Arief Yahya mencontohkan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia dengan get more pay more; SQ membayar mahal untuk mendapatkan fasilitas yang istimewa; dan sejumlah maskapai dengan less for less, seperti LCC (low cost carrier), sedangkan skenario winning the future customers menggunakan digital untuk memenangkan persaingan di masa depan. “Kita harus sadar, digital itu akan semakin akrab dengan kehidupan orang, dan ke depan akan semakin kuat. Maka kita tidak mungkin, marketing tanpa menggunakan digital karena pemasaran digital itu lebih murah, mudah, dan world wide” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, prinsip dari  go digital adalah more digital more personal, more digital more Professional, more global. “Dengan kata lain; go digital be the best yang kita jadikan sebagai tema Rakornas pariwisata kali ini ,” kata Arief Yahya yang pada kesempatan itu me-launching dashboard M-17. Teknologi digital ini menjadi bagian dari winning for the future customers. Melalui dashboard M-17. semua lini di Kemenpar mulai  dari pemasaran, pengembangan destinasi dan industri, hingga kelembagaan dan SDM pariwisata  semua berbasis pada digital.

Iklim persaingan dengan musuh emosional Malaysia Truly Asia, dan rival professional Amazing Thailand, menurut Menpar,  saat ini memang semakin terasa. Apa ukuran menang-kalah dalam persaingan dengan Malaysia dan Thailand itu? Arief Yahya menyebut 3 indikator perhitungan yang tidak terbantahkan dengan istilah 3S, Size, Sustainability, Spread.  “Dengan menggunakan ukuran itu harus kita akui, Indonessia (Wonderful Indonesia)  masih kalah jauh. Dengan Malaysia, Size atau ukuran, kita kalah. Sustainable menang, kita bertumbuh 10,3%, Malaysia minus 15%. Spread kita kalah. Skor-1-2, sedangkan dengan Thailand kita kalah ketiga-tiganya, skor 0-3,”  kata  Arief Yahya.

Categorised in: ,

No comment for Pariwisata Indonesia Tahun 2016 Harus Go Digital Be The Best

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *