Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Nikmatnya Sate Klathak Jogja Pak Pong Jejeran Bantul

Sate Klathak Jogja

DutaWisata.Co.Id, Bantul – Menikmati sisi romantisme Yogyakarta bisa melalui berbagai cara. Salah satunya, bisa sambil menikmati beragam sajian kuliner. Di Kota pelajar ini terdapat jenis sate yang sangat terkenal dan sangat khas Yogyakarta, yakni sate klatak jogja.

Sate ini banyak dijumpai di daerah Bantul, khususnya di kawasan Jejeran. Sate klatak adalah masakan sate dengan bahan dasar daging kambing muda yang disajikan bukan dengan tusuk yang terbuat dari bilah bambu seperti lazimnya masakan sate, melainkan dengan tusuk berupa jeruji sepeda kayuh yang terbuat dari batang besi.  Uniknya lagi, bumbu yang digunakan hanya berupa garam saja, Salah satu tempat yang menjual sate klathak adalah sate Klatak Pak Pong.

Tempat warung sate yang berada di Jalan Stadion Sultan Agung (Jalan Imogiri Timur Km 10, Wonokromo) atau timur Stadion Sultan Agung ini setipa harinya selalu ramai dipadati pembeli.

Meskipun sate klatak hanya dibakar menggunakan bumbu garam, tetapi rasanya sungguh nikmat. Potongan daging kambing terasa sangat gurih.

Satu porsi sate klathak hanya terdiri dari dua tusuk sate, meskipun demikian jumlah potongan daging dalam setiap tusuk cukup banyak, dan potongannya juga besar.

Tak Prengus

Besarnya potongan daging tersebut tidak lantas membuat daging alot karena berasal dari kambing muda. Satu hal lagi yang membuat sate ini begitu spesial adalah tidak bau prengus. Penggunaan jeruji sebagai tusuk sate bukanya tanpa alasan.  Dengan dipanggang menggunakan besi bisa menghantarkan panas ke dalam daging, sehingga dagingnya bisa matang sempurna.

Satu porsi sate klathak disajikan bersama nasi dan kuah gulai. Jika Anda menginginkan cita rasa pedas, tinggal menggigit cabai rawit yang disediakan di atas meja makan.

Biasanya, secangkir teh nasgitel (panas,legi, kentel) dengan gula batu, akan menjadi pelengkap menikmati lezatnya sate ini.

Dikatakan Nafik, salah satu karyawan Sate Pak Pong, selain sate klathak tempat makan tersebut juga menyediakan beragam menu lain seperti Sate bumbu, tongseng daging, tonseng kepala, tonseng otak, tengkleng, dan kicik.

“Setiap harinya kami buka dari jam 10 pagi hingga 12 malam,” ujarnya Nafik. Soal harga, sate klatak Pak Pong ini, dibanderol 19 ribu rupiah. Jika dengan nasi putih dan minum Anda hanya tinggal menambahkan 6 ribu lagi.

Jadi dengan 25 ribu rupiah, Anda bisa makan dengan nikmat dan puas di sate klatak Pak Pong.

Selain Pak Pong, di wilayah jalan Imogiri Timur terdapat puluhan penjual sate.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *