Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Goa Kebon Objek Wisata Edukasi Anak Baru di Kulon Progo

Goa Kebon Objek Wisata Edukasi Anak Baru di Kulon Progo

(1771 Views) October 8, 2015 11:29 am | Published by | No comment

Goa Kebun Panjatan Wisata edukasi Anak Jogja

DutaWisata.Co.Id, Kulon Progo – Goa Kebon di Desa Krembangan Kecamatan Panjatan Kulonprogo  resmi dibuka sebagai objek wisata edukasi anak, Kamis (8/10/2015). Launching wisata alam berupa air terjun dan goa yang pernah diberdayakan dan mengalami timbul-tenggelam sejak 1991 ini praktis menjadi satu-satunya wisata berkonsep edukasi di Kulonprogo.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Goa Kebon, Mat Nurhadi, mengatakan launching tersebut merupakan langkah awal. Masyarakat setempat pernah mulai mengembangkan kawasan itu sejak 24 tahun lalu. Namun saat itu kemudian terhenti karena berbagai kendala.

Kini, dengan dorongan berbagai pihak serta dukungan pemerintah setempat, masyarakat melalui Pokdarwis kembali bangkit mengoptimalkannya sebagai wisata edukasi. “Kami kembali ke langkah awal. Dalam waktu dekat kami akan membangun arena untuk pendidikan Paud, TK dan SD di sekitar kawasan ini,” kata Mat Nurhadi, di sela-sela launching Goa Kebon, Kamis (8/10/2015).

Goa Kebon merupakan objek wisata alami berupa air terjun dan goa. Secara umum, lokasi itu merupakan sebuah jalur sungai yang melalui wilayah Dusun VII Desa Krembangan yang dikenal sebagai Kampung Kebon. Masyarakat dulu menamainya sebagai Goa Kebon sesuai sebutan wilayah itu.

Tidak banyak cerita rakyat maupun sejarah yang bisa digali atas keberadaan atau munculnya goa tersebut. Berdasarkan penggalan cerita dari masyarakat, lokasi tersebut merupakan bagian Kabupaten Adikarto di bawah Pakualaman. Terlepas dari sejarah sesungguhnya, masyarakat menyebut goa itu ada sejak zaman kakek-nenek dan leluhur mereka.

“Pastinya goa ini ada karena proses alami karena sebenarnya ini jalur sungai dengan air berkapur, sehingga meninggalkan endapan yang lama-lama menjadi goa. Meski kemarau panjang, air di sini tidak pernah habis,” kata Mat Nurhadi.

Selain goa dan air terjun yang merupakan daerah aliran sungai kecil di wilayah itu, lahan-lahan di sekitarnya merupakan hak milik warga setempat. Demi kepentingan pengembangan kawasan itu, panitia melakukan berbagai pertemuan dengan para pemilik lahan, dengan total kawasan pengembangan lebih kurang lima hektare, untuk saling berembuk.

“Kelak akan ada MoU dengan semua pihak terkait pengelolaannya. Yang jelas sekarang kami mencari dukungan dan bantuan dari camat dan pemerintah untuk mengoptimalkan wisata edukasi di Goa Kebon,” lanjutnya.

Camat Panjatan, Sudarmanto, menegaskan ide dasar pengembangan Goa Kebon memang menjadi wisata edukasi anak. Menurutnya, proses alami goa tersebut bisa menjadi benang merah bahwa kawasan itu layak menjadi kawasan wisata edukasi. Selain itu, materi pembelajaran lain di kawasan itu bakal ditambah dengan adanya arena pendidikan untuk Paud, TK dan SD.

“Ini soal bagaimana mendesign wisata untuk belajar. Misal nanti bisa dibuat kebun tanaman herbal, kan sekaligus bisa untuk media pelajaran biologi. Kondisi berbukit juga akan dikembangkan untuk outbond, bumi perkemahan, tujuan haking dan sebagainya,” katanya.

Selain akan menjadi satu-satunya wisata edukasi di Kulonprogo, Goa Kebon juga diproyeksikan bakal meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Sejauh ini, kecamatan telah menjalin kerjasama dengan dinas perikanan untuk membuat embung di kawasan itu. Pasalnya, ketika musim hujan air di sekitar Goa Kebon melimpah dan berlebih

Categorised in: ,

No comment for Goa Kebon Objek Wisata Edukasi Anak Baru di Kulon Progo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *