Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » NEWS » P3MI Akan Wujudkan Museum Musang Luwak Indonesia Harum

P3MI Akan Wujudkan Museum Musang Luwak Indonesia Harum

(705 Views) October 10, 2016 5:29 pm | Published by | No comment

P3MI Akan Wiujudkan Museum Musang Luwak Indonesia Harum

DutaWisata.Co.Id, Jakarta – Perkumpulan Pencita Pelestari Musang Indonesia (P3MI) akan mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 di Jakarta pada Oktober 2016. Kegiatan Munas ke- 3 yang menjadi satu rangkaian yang tidak terpisahkan dari acara gathering nasional (Ganas) 5 P3MI  ini akan dihadiri sekitar 115 regional P3MI  yang tersebar di  seluruh Indonesia.

Kegiatan Munas ke-3  P3MI  antara lain untuk menyempurnakan organisasi dan kegiatan komunitas ke arah yang lebih baik serta diharapkan akan menjadi awal dari kerjasama P3MI dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam penjagaan keragaman hayati Indonesia. “Kami (P3MI dan Kementerian Pariwisata) sepakat untuk menjaga dan memperkenalkan musang Indonesia ke dalam maupun luar negeri,” kata Ray Haerudin Ketua Umum P3MI didampingi Tazbir Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Pariwisata Nusantara, Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri, Kemenpar  dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (5/10).  

Ray Haerudin mengatakan sebagai organisasi yang relatif  baru, P3MI akan gencar mensosialisasikan visi- misi  organisasi yaitu bagaimana menyelamat­kan hewan eksotik ini dari perburuan, se­bab binatang musang   masih dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai hama. “Dengan lahirnya komunitas pecinta musang diha­rapkan bisa mensosialisasikan bahwa mu­sang ternyata bisa menjadi hewan pe­liharaan seperti kucing, anjing dan hewan lainnya yang sering banyak ditemui. Ba­nyak manfaat dari hewan musang  yang se­cara ekonomis  nilai jualnya tinggi  atau  harganya hampir sama dengan kucing Anggora maupun Persia. Padahal  kopi luwak adalah hasil dari hewan ini. Dengan kampanye pelestarian yang dilakukan P3MI,  stigma bahwa hewan ini tak lebih dari hama,  sedikit-se­dikit  kini mulai berubah dan masyarakat mulai menyayangi binatang ini,”  katanya.

Dilanjutkan, kehadiran P3MI mewujudkan  kehadiran musang melalui museum luwak Indonesia harum (Museum Mulih) yang di dalamnya akan ada mini zoo dan rumah musang Indonesia (RMI) mulai dari musang putih, musang, musang bulan, musang Bali, musang akar Jawa, musang Lombok, musang Rinjani.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, M. Iqbal Alamsjah menambahkan bahwa Kementerian Pariwisata mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan erat dengan kepariwisataan, seperti yang sering disampaikan Menpar Arief Yahya, semakin dilestarikan maka semakib menyejahterakan. Begitu juga dengan keberadaan Komunitas Musang.

“Dengan akan diselenggarakannya Munas ketiga P3MI dan juga dilanjutkan dengan rencana pendirian museum musang Luwak Indonesja Harum (Museum Mulih) dan Rumah Musang Indonesia (RMI) maka akan menjadi daya tarik wisata dan memperluas jaringan komunitas musang dan semakin sejahtera,” kata Iqbal.

Museum Luwak

Ray Haerudin  mengatakan, Munas ke-3 P3MI  diharapkan akan menghasilkan sejumlah program kerja riil  di antaranya mewujudkan rencana pendirian  Museum Musang Luwak Indonesia Harum ( Museum MULIH) dan Rumah Musang Indonesia (RMI) yang nantinya menjadi bagian dari daya tarik wisata.

Organisasi P3MI lahir pada Februari 2016 yang dimotori oleh kelompok pencita  hewan eksotik endemik Indonesia. Komunitas ini telah menyebar di keluruh nusantara dan kini miliki 115 regional P3MI  tersebar di berbagai kota di Indonesia.  Konsepnya akan banyak edukasi musang di Indonesia, mencakup  kegiatan, tingkah laku musang sampai industri kopi luwak. Seluruh rumah musang di seluruh Indonesia akan diperkuat,  akan ada ada mini zoo, beberapa musang di perwakilan daerah akan ada disana. Kita akan menargetkan musang sebanyak mgkin untuk sekarang 80 ekor. Saat ini, penangkaran musang untuk perolehan kopi luwak terdapat di Cikole, Cipanas dan Banyuwangi.

Dilanjutkannya, praktek jual beli Musang yang banyak terdapat di tengah masyarakat harus dilakukan dengan izin khusus karena keberadannya yang dilindungi.

 

Categorised in:

No comment for P3MI Akan Wujudkan Museum Musang Luwak Indonesia Harum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *