Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » NEWS » Manunggaling Kawula-Gusti Wujudkan Ramalan Glagah Mercusuar Dunia

Manunggaling Kawula-Gusti Wujudkan Ramalan Glagah Mercusuar Dunia

(248 Views) October 16, 2017 2:27 pm | Published by | No comment

DutaWisata.Co.Id, Kulonprogo – Seluruh jajaran Pemkab Kulonprogo bersama masyarakat agar bersatu dalam mewujudkan Manunggaling Kawula-Gusti agar ramalan ‘Glagah menjadi mercusuar dunia’ bisa terwujud. “Jika hal ini bisa terlaksana, pertanda pusaka agung Kabupaten, yakni Tumbak Kanjeng Kyai Amiluhur dan Kyai Bantar Angin bisa mewujudkan ‘Manunggaling Dwi-Praja Kejawen’. Sehingga bisa mewujudkan perilaku paworing kawula-gusti di seluruh sendi wilayah,” kata Gubernur DIY Sultan HB X dalam Sabdatama Mangayubagya Tanggap Warsa Kaping 66 Kabupaten Kulonprogo yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DIY Sri Paduka Paku Alam X, di Alun-alun Wates, Minggu (15/10/2017).

Sultan HB X menyatakan dimulainya pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) ini juga disebut sebagai ‘Babad Adikarto.’ Hal ini mengandung empat ramalan. Pertama, besok di wilayah Temon ada orang berjualan cincau (camcau) di udara. Kedua, wilayah Temon bakal menjadi sarang pesawat terbang. Ketiga, wilayah dari utara Gunung Lanang dan selatan Gunung Jeruk bakal menjadi kota. Keempat, Glagah bakal menjadi mercusuarnya dunia.

Disebut ‘Babad Alas’ berarti napak tilas Ki Ageng Pemahanan, Giring, Penjawi dan Juru Martani ketika ‘Babad Alas Mentaok’ saat mendirikan Kerajaan Mataram. Hal ini, ‘Babad Alas’ menjadi tanda upaya menuju kesejahteraan masyarakat.

‘Babad Alas Temon’ yang dimulai dari Temon di Bumi Adikarto bertujuan mengulangi kebesaran jatidiri bangsa atau witaradya. “Upaya itu bertujuan agar kita siap menghadapi tantangan alam globalisasi, tanpa meninggalkan ciri budaya Mataram. Seperti program bupati yaitu ‘Bela Beli Kulonprogo’,” kata Sultan.

Paku Alam X seusai acara kepada wartawan menegaskan bahwa Kabupaten Kulonprogo makin maju. “Bisa kita lihat bersama semakin ada peningkatan yang signifikan. Namun demikian tetap perlu kerja keras tidak hanya kabupaten tetapi Pemda DIY karena masih ada angka kemiskinan,” ujarnya.

Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) menginginkan Gumbregah dan Bangkit (bangga, kreatif, inovatif, kompetitif) untuk menyambut kemajuan Kulonprogo baru di era baru. Sebab adanya pembangunan baru seperti Airport International maka masalah serius adalah, 1. Sumber Daya Manusia (SDM) harus siap untuk pendidikan dan pelatihannya, 2. Infrastruktur yang menunjang akses bandara dan destinasi wisata.

“Pesan Gubernur, Kulonprogo untuk memikirkan destinasi yang terjangkau sehingga tamu tidak cepat meninggalkan Jogjakarta atau Kulonprogo. Ke-3, Service excellence (pelayanan prima) seperti telah terlaksana di RSUD Wates dan Disdukcapil sudah dimulai pada 100 hari program kerja. Sertifikasi standarisasi pelayanan harus dilakukan, kata Hasto.

Categorised in:

No comment for Manunggaling Kawula-Gusti Wujudkan Ramalan Glagah Mercusuar Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *