Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » NEWS » Dibuka Khofifah 7000 Peserta Ikuti Jambore AKU di Alun-Alun Utara Yogyakarta

Dibuka Khofifah 7000 Peserta Ikuti Jambore AKU di Alun-Alun Utara Yogyakarta

(428 Views) April 23, 2017 10:11 am | Published by | No comment

DutaWisata.Co.Id, Yogyakarta – Kurang Lebih 7000 orang yang didominasi kaum perempuan dari enam provinsi di Pulau Jawa mengikuti Jambore Asosiasi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (AKU) di Alun-Alun Utara Sabtu (22/4/2017). Mengusung tema ‘Dengan Jambore Nasional AKU kita wujudkan kelompok UPPKS yang berkualitas menuju Keluarga Sejahtera dengan motto Ekonomi kuat keluarga sehat sejahtera’, Jambore tersebut bertujuan untuk memantapkan eksistensi organisasi AKU di seluruh tingkatan mulai pusat hingga daerah dengan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) sebagai motor penggerak ekonomi keluarga di lini terdepan.

Menteri Sosial, Khofifah Indarparawansyah dalam acara pembukaan secara khusus mengharapkan Jambore AKU mampu mewujudkan empat konsep keluarga yakni berkumpul (reuniting), berkomunikasi (interacting), berdaya (empowering), serta peduli dan berbagi (caring and sharing). Mensos menyampaikan adanya UPPKS bisa menjadi salah satu sumber daya penting dalam usaha meningkatkan taraf hidup keluarga Prasejahtera dan Keluarga Sejahtera 1.

Khofifah juga menyampaikan saat ini kader AKU merupakan semangat tepat yang diinspirasi oleh RA Kartini yang juga baru saja diperingati 21 April kemarin. “Perempuan yang terinspirasi menjadi kader UPPKS tampaknya sangat tepat mengambil contoh RA Kartini, dulu dia mampu mengubah paradigma terhadap perempuan dan saat ini kita semua bisa menjadi tonggak perubahan perekonomian keluarga dengan usaha yang kita buat bersama,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan, Khofifah juga sempat mengajak ribuan peserta menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini yang dinilai sangat cocok menginspirasi peran perempuan dalam perjuangan kemajuan ekonomi saat ini. Suasana pun semakin cair lantaran para ibu berebut berfoto dengan menteri yang memang dikenal sebagai perempuan energik ini.

“Saya berharap usaha yang dilakukan ibu-ibu ini bisa diteruskan dan bisa berkembang dengan baik untuk mewujudkan keluarga yang kuat secara ekonomi,” lanjut Mensos.

Sementara Ketua Umum DPP AKU, GKR Mangkubumi  menyampaikan Jambore AKU sengaja diadakan sebagai wahana komunikasi antar kader di Indonesia khususnya di Pulau Jawa. Dalam agenda Jambore ini, para peserta bisa saling bertukar ide dan kreasi untuk memantapkan kualitas dan daya saing produk.

“Ada sekitar 7000 kader dari berbagai wilayah Indonesia yang ikut dalam Jambore AKU ini dan ada 70 stand hasil produksi yang dipamerkan, ada juga workshop Laku Pandai untuk para kader. Kami berharap Jambore ini bisa melahirkan ide-ide baru bagi kader dan memajukan produk UPPKS,” ungkapnya.

Menteri Sosial RI Khofifah Indarparawansah menilai ekosistem industri kreatif di DIY berkembang dengan sangat pesat beberapa waktu terakhir. Tak pelak Khofifah mempredikati DIY sebagai salah satu pusat industri kreatif di Indonesia.

“Faktor-faktor inilah yang menjadi potensi besar bagi DIY untuk menjadi pusat industri kreatif di Indonesia. Kalau daerah lain ingin belajar industri kreatif datanglah ke DIY, di sini para ibu yang hadir di Jambore ini adalah salah satu pelaku induatuf kreatif yang membangun inovasi khususnya untuk usaha mikro dan kecil,” terangnya.

Pola terpadu dari hulu ke hilir menurut Mensos juga menjadi salah satu faktor penting yang tak bisa dikesampingkan. “Kalau pelaku industri kreatif bisa menjaga kualitas, kontinuitas, dan kuantitas maka akan bisa menembus pasar dunia, apalagi di sini ada pola bapak asuh atau sponsor di Jambore ini, dan pula pasar online sudah terbentuk dengan baik,” imbuhnya.

Sementara Ketua AKU, GKR Mangkubumi berpandangan menjadikan DIY sebagai pusat ekonomi kreatif memerlukan kerjasama antar sektor baik itu swasta, pemerintah maupun antar pelaku usaha. “Bagaimana semua pihak baik pemerintah, masyarakat, badan usaha dan lainnya bisa mendampingi bersama industri kreatif khususnya yang masih pemula ini agar bisa berkembang, jadi ada sinergisitas, saling membantu jika itu sudah terjalin, maka harapan gubernur dan presiden bahwa DIY menjadi pusat industri kreatif bisa tewujud,” ungkapnya.

Jambore AKU yang diprakarsasi beberapa pihak seperti Arta Graha dan BKKBN  ini digelar 2 hari hingga Minggu (23/4/2017) besok. Para peserta bakal mengikuti berbagai agenda kegiatan seperti workshop, pameran dan Forum Group Disscusion (FGD) bertempat di Alun-Alun Utara.

Categorised in:

No comment for Dibuka Khofifah 7000 Peserta Ikuti Jambore AKU di Alun-Alun Utara Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *