Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » NEWS » Rakornas Pariwisata 2015 Sinergitas Dalam Pencapaian Target

Rakornas Pariwisata 2015 Sinergitas Dalam Pencapaian Target

(639 Views) November 3, 2015 5:34 pm | Published by | No comment

Rakornas Pariwisata 2015

DutaWisata.Co.Id, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar)  menggelar Rakornas Pariwisata 2015 dalam rangka mewujudkan pencapaian target pembangunan kepariwisataan dalam jangka pendek 2016 dan jangka panjang 2019. Rakornas yang dibuka sekaligus sebagai keynote speech oleh Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya  Rizal Ramli dan dilanjutkan dengan pengarahan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tersebut berlangsung di Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Kamis (29/10).

Menpar Arief Yahya menjelaskan, pariwisata  menjadi  leading sector karena kontribusinya terhadap PDB nasional yang besar,  terbesar dalam menghasilkan devisa negara, serta menciptakan lapangan kerja yang luas.  Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo telah membuat target pariwisata dalam lima tahun ke depan dua kali lipat besarnya dari capaian tahun ini.

Sektor pariwisata tahun 2019 harus dapat memberikan kontribusi pada PDB Nasional sebesar 8%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp 240 triliun,  menciptakan lapangan kerja di bidang pariwisata  sebanyak 13 juta orang, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 20 juta wisman dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 275 juta, serta indeks daya saing pariwisata Indonesia berada di ranking 30 dunia.

Menpar Arief Yahya mengatakan, tahun ini kontribusi pariwisata terhadap PDB Nasional diproyeksikan sebesar 4%, devisa yang dihasilkan sekitar Rp 155 triliun, sedangkan lapangan kerja yang diciptakan sebanyak 11,3 juta. Sementara itu angka indek  daya saing naik signifikan 20 poin menjadi ranking 50 dari 141 negara.  “Mudah-mudahan di akhir tahun ini target wisman sebanyak 10 juta akan terlampaui dan wisnus yang melakukan perjalanan mencapai  255 juta,” kata Menpar Arief Yahya.

Pencapaian target tahun 2015, menurut Menpar Arief Yahya,  menjadi modal kuat dalam  mencapai target tahun depan 2016 yang semakin penuh tantangan antara lain karena pengaruh situasi ekonomi global yang tidak menentu. Oleh karena itu,  dalam menghadapi tantangan tersebut diperlukan gagasan dan langkah  terobosan yang sinergis dan terpadu dalam mewujudkan pencapaian target dalam jangka pendek 2016 maupun jangka panjang 2019.

Dalam jangka pendek tahun 2016 target pariwisata diproyeksikan akan memberikan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 5%, devisa yang dihasilkan sebanyak    Rp 172 triliun, dan penciptaan lapangan kerja sebanyak 11,7 juta tenaga kerja, serta kunjungan wisman sebesar 12 juta wisman dan pergerakan wisnus sebanyak 260 juta.

Langkah Terobosan

Untuk mencapai target jangka pendek 2016 dan jangka panjang 2019 diperlukan terobosan antara dalam regulasi. Sebagai langkah terobosan pemerintah telah melakukan deregulasi bidang pariwisata dengan memperbanyak pemberian Bebas  Visa Kunjungan (BVS) dari semula 15 negara, tahun ini  menjadi 90 negara. “Dengan kebijakan BVK ini kita proyeksikan tahun 2016 kunjungan wisman akan meningkatkan 1 juta  wisman dengan devisa sebesar US$ 1 milyar,” kata Arief Yahya.

Terobosan lain sebagai deregulasi pariwisata adalah penghapusan ketentuanClearance Approval for Indonesia Teritory (CAIT)  yang akan meningkatkan jumlah kunjungan perahu pesiar (yacht) ke Indonesia. Diproyeksikan dalam lima tahun ke depan jumlah kunjungan yacht akan mencapai 5.000 perahu pesiar dengan perolehan  devisa sebesar US$  500 juta.

Begitu pula deregulasi terhadap asas cabotage untuk cruise atau kapal pesiar  asing, dengan membolehkan penumpangg naik turun di lima pelabuhan di Indonesia  yaitu; Belawan, (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Benoa (Bali) dan Soekarno – Hatta (Makassar), akan mendorong naiknya kunjungan wisman kapal pesiar ke Indonesia. Diproyeksikan tahun 2019  jumlah kunjungan cruise asing ke Indonesia mencapai 1.000 kapal pesiar dengan perolehan  devisa mencapai US$ 300 juta.

Rakornas pariwisata 2015 dengan mengangkat tema “Sinergitas Pencapaian Wisatawan Tahun 2016:  12 Juta Wisman dan 260 Juta Wisnus” yang berlangsung selama dua hari (29-30 Oktober) tersebut membahas sejumlah isu menarik antara lain; kebijakan dan strategi akselerasi pencapaian sasaran tahun 2016 dan konsolidasi penyatuan langkah akselerasi pencapaian sasaran 2016.  Rakornas diakhiri dengan  acara penandatanganan kebulatan tekad untuk  penyatuan langkah akselerasi pencapaian sasaran pembangunan kepariwisataan 2016 oleh 32 perwakilan kementerian dan lembaga,  serta penandatanganan  Nota Kesepahaman antara Kementerian Pariwisata dengan . ITB dan  HILDIKTIPARI

Categorised in:

No comment for Rakornas Pariwisata 2015 Sinergitas Dalam Pencapaian Target

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *