Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Eksotisnya Air Terjun Kedung Kayang Wonolelo Magelang di Lereng Merbabu

Eksotisnya Air Terjun Kedung Kayang Wonolelo Magelang di Lereng Merbabu

(340 Views) February 5, 2018 6:15 am | Published by | No comment

DutaWisata.Co.Id, Magelang – Eksotisnya Air Terjun Kedung Kayang Wonolelo Magelang di Lereng Merbabu. Satu destinasi wisata yang sayang dilewatkan jika k­ita jalan-jalan ke kawasan wisata pegunu­ngan di Selo, daerah di antara gunung Me­rapi dan Merbabu, adalah air terjun Kedu­ng Kayang. Panorama alamnya sangat eksot­ik, berada di lembah sangat curam, tapi ­cukup mudah dicapai. Kedung Kayang Waterfall terletak di Desa Wonolelo, Sawangan, Kabupaten Magelang­.

Jika kamu pernah berkunjung ke Ketep Pass, berarti kamu sudah cukup dekat dengan Air Terjun Kedung Kayang. Lokasi air terjun ini hanya sekitar 3 km dari Ketep Pass. Air Terjun Kedung Kayang memiliki tinggi sekitar 40 meter dengan volume air yang cukup tinggi. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 950 mdpl

Seperti biasa, untuk bisa sampai ke lokasi air terjun kita harus jalan kaki terlebih dulu melewati jalanan setapak selama sekitar 20 menit dari lokasi parkir kendaraan. Keindahan air terjun ini bisa dinikmati dari berbagai sisi. Baik dari atas, samping atau depan. Area di sekitar air terjun sendiri sudah dikembangkan sedemikian rupa untuk menjadi sebuah tempat wisata. Di sekitar sana sudah ada beberapa fasilitas penunjang seperti penginapan serta bumi perkemahan. Suasana di lokasi air terjun sendiri tidak terlalu ramai sehingga kita bisa menikmati kesegaran alam dengan lebih leluasa.

Harga tiket masuk per orang sebesar Rp 2.500, didalam kawasan wisata kedung kayang juga terdapat tempat istirahat bagi pengunjung.Pengunjung dapat menikmati pemandangan sungai alami dengan air yang cukup jernih, selain itu pengunjung dapat bermain air di bawah air terjun .

Legenda  Air Terjun Kedung Kayang

Nama Kedung Kayang diperoleh dari Para Empu yang berada di sekitar Kedung Kayang, yaitu:

1.Empu Panggung
2.Empu Putut
3.Empu Khalik.

Pada jaman dahulu para empu tersebut sering mengadakan pertemuan di lokasi tersebut. Menurut para empu bahwa sungai Pabelan sangat memberikan barokah pada masyarakat sekitar sungai itu, walaupun sungai itu sebagian besar berasal dari Gunung Merbabu dan sebagian dari Gunung Merapi, tetapi sangat dipercayai bahwa Sungai tersebut tidak akan mengalirkan Lahar Panas dari kedua Gunung tersebut. Karena sangat dipercayai bahwa ditempat itu ada yang menunggu yaitu Kyai Gadung Melati dan Nyai Widari Welas Asih.

Para empu tersebut di atas mengadakan pertemuan yang tujuannya akan mengadakan adu kesaktian yang berupa Tanding Balang (Adu Lempar). Tanding Balang tersebut dilaksanakan pada bulan Suro (muhharom). Yang intinya “Siapa yang bisa Balang Kedung itu dengan telur angsa melempar Kedung dengan telur) dan masih utuh bila sampai di kedung itu maka dialah pemenangnya.

Ternyata telur tersebut semuanya dari ketiga empu tersebut pecah setelah masuk di kedung tersebut, kemudian para empu tersebut menuruni tebing untuk melihat kedung itu. Namun anyangannya (cengkarang) telur itu tidak ada di dalam kedung tersebut. Atau hilang tanpa bekas.

Para empu tersebut sepakat untuk memberikan nama kedung tersebut dengan nama Kedung Kayang. Selanjutnya pecahan dari telur itu oleh Kyai Gadung Melati dan Nyai Widari Welas Asih ditimbulkan berupa Mata Air yang berada di depan Air Terjun yang akan mengalir sepanjang tahun.

Adapun Mata Air yang timbul adalah:

 Telur Empu Putut jadi mata air yang keluar dari batu di tengah tebing bagian utara.
  1. Telur Empu Panggung jadi mata air yang keluar disebelah Timur Air Terjun.
  2. Terjun Empu Khalik menjadi mata air yang keluar disebelah barat Air Terjun.

Ketiga mata air tersebut keluar atau muncul dari sela-sela retakan batu besar. Dibelakang Air Terjun terdapat Goa dengan lebar ± 2 m dan tinggi ± 2,5 m dengan panjang tak terbatas (tidak dapat diketahui) karena tidak ada ujungnya.

Bila ada yang mau masuk ke dalam Goa tersebut harus masuk dulu di kedung kemudian naik sekitar 1,5m di belakang terjunan air. Goa tersebut pada jaman dahulu sering digunakan Topo atau bersemedi oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan khusus untuk meminta petunjuk dari yang Maha Kuasa.

Kedung Kayang terdapat keunikan dan keanehan tersendiri, yaitu bila di bulan Suro (muhharom) pada hari malam Jum’at Kliwon sering terdengar suara/ alunan Gamelan Jawa dan pada hari Kamis Wage semua kera-kera yang ada di sekitar Kedung Kayang berkumpul di atas air terjun tersebut. Dan masih banyak keajaiban yang lain yang sering ditemui oleh masyarakat setempat maupun pengunjung yang berada di Kedung Kayang.

Categorised in: ,

No comment for Eksotisnya Air Terjun Kedung Kayang Wonolelo Magelang di Lereng Merbabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *