Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » DUTA WISATA INDONESIA » Dimas Diajeng Bantul Ikut Meriahkan Pawai Ogoh-ogoh Sambut Hari Raya Nyepi

Dimas Diajeng Bantul Ikut Meriahkan Pawai Ogoh-ogoh Sambut Hari Raya Nyepi

(196 Views) March 13, 2018 10:44 am | Published by | No comment

Penampilan Dimas Diajeng Kabupaten Bantul

DutaWisata.Co.Id, Yogyakarta – Duta Pariwisata Kabupaten Bantul yang tergabung dalam Dimas Diajeng Bantul ikut memeriahkan pawai ogoh-ogoh yang diselenggarakan Sabtu 10 Maret 2018 disepanjang Malioboro dalam rangka menyambut hari raya nyepi.

Menurut salah satu peserta Dimas Imam Ganendra dari Duta Pariwisata Bantul mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi event rutin berbasis budaya yang akan menarik kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara dan merupakan wujud persatuan yang utuh dari masayarakat karena melibatkan berbagai elemen dalam penyelanggaraannya dalam menyuguhkan event yang menarik dan menghibur, pungkasnya.

Ada 14 ogoh-ogoh, 1 gunungan, dan berbagai kesenian memeriahkan pawai budaya yang digelar di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta Sabtu (10/3). Pawai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi. “Ogoh-ogoh ini  ditampilkan oleh Keluarga Mahasiswa Hindu Darma (KMHD) dari berbagai perguruan tinggi yang ada di DIY,” kata Koordinator Pawai Budaya I Nyoman Santiawan di Yogyakarta..

Menurut dia, kegiatan pawai budaya yang menampilkan ogoh-ogoh di sepanjang Malioboro menjelang perayaan Hari Raya Nyepi merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan sejak empat tahun lalu. Nyoman menyebut, kegiatan tersebut digelar karena antusias masyarakat yang cukup tinggi terutama warga di sekitar pura setiap menjelang perayaan Nyepi saat umat Hindu membakar ogoh-ogoh sebagai simbol menghilangkan seluruh sifat buruk atau negatif manusia.

“Dan setiap kali kegiatan pawai digelar di Malioboro, masyarakat pun selalu menyambut dengan antusias. Harapannya, kegiatan ini juga bisa mendukung pariwisata,” kata Nyoman yang memberikan batasan ukuran ogoh-ogoh kepada setiap peserta pawai yaitu maksimal tinggi tiga meter dan maksimal lebar tandu pembawa 2,5 meter.

Suasana Pawai Ogoh-Ogoh di Malioboro

Ogoh-ogoh yang ditampilkan, lanjut dia, biasanya berbentuk raksasa atau ditampilkan dari tokoh di dalam cerita Mahabarata atau Ramayana, misalnya tokoh Sugriwa dan Subali. Selain menampilkan ogoh-ogoh, pawai budaya dengan tema memantabkan kerukunan dan persaudaraan sejati tersebut juga akan menampilkan Kereta Jaganat dan diikuti oleh kelompok lintas agama.

Kegiatan pawai dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dari halaman Gedung DPRD DIY dan berakhir di Alun-alun Utara Kota Yogyakarta dengan panggung utama di Titik Nol Yogyakarta.

Selama pawai berlangsung dilakukan penutupan jalan di sepanjang Jalan Malioboro. “Penutupan dilakukan mulai pukul 14.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB atau hingga pawai berakhir,” katanya.

Seluruh ogoh-ogoh yang tampil dalam pawai tersebut kemudian juga diarak dalam pawai di tiga pura yaitu di Pura Jagatnata, Pura Padmabuwana dan Pura Widyadarma pada 16 Maret untuk kemudian dibakar. Kegiatan di tiga pura itu  dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Nyepi DIY I Komang Kesuma mengatakan, selain kegiatan pawai budaya, ada beberapa kegiatan lain yang dilakukan menjelang perayaan Nyepi baik kegitan ritual keagamaan maupun kegitan sosial. “Satu hari menjelang Nyepi, akan digelar Tawur Agung Kesanga,” katanya.

 

Categorised in: ,

No comment for Dimas Diajeng Bantul Ikut Meriahkan Pawai Ogoh-ogoh Sambut Hari Raya Nyepi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *